ARTIKEL • BERITA • Dinpertan Pangan • Guntur
Teja Ungu (Ternak Jateng Urip Lan Nguripi)
September 29, 2025
Guntur – Sabtu, 27 September 2025. Seorang peternak bernama Zamroni, yang memelihara sapi di wilayah perbatasan Pamongan Kecamatan Guntur – Tumpi, menyampaikan keluhan terkait kondisi sapinya yang terlihat kurang nafsu makan serta keluar cairan di bagian hidung. Kekhawatiran akan memburuknya kondisi sapi tersebut mendorong Zamroni untuk segera berkonsultasi dengan saudara Oky yang saat itu tengah mengikuti kegiatan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Pelayanan Kesehatan Hewan
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Minggu, 28 September 2025, saudara Oky segera melaksanakan pelayanan kesehatan hewan. Tindakan cepat ini dilakukan untuk mencegah kondisi yang lebih parah sekaligus memberikan penanganan sesuai kebutuhan kesehatan ternak. Respons cepat seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan ternak agar tidak berdampak pada kerugian ekonomi peternak.
Filosofi Teja Ungu
Langkah pelayanan tersebut sejalan dengan semboyan yang digaungkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, yakni Teja Ungu (Ternak Jateng Urip Lan Nguripi). Filosofi ini menegaskan bahwa ternak tidak hanya sekadar hidup, tetapi juga harus mampu menghidupi kesejahteraan peternak. Dengan ternak yang sehat, keberlangsungan ekonomi peternak di Jawa Tengah dapat terus terjaga.
Peran Paravetindo dan Mantri Ternak
Dalam program ini, mantri ternak yang tergabung dalam Paravetindo turut berperan aktif untuk memastikan kesehatan hewan ternak. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya kolektif untuk mendukung visi peternakan yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Ternak yang sehat tidak hanya menopang kesejahteraan peternak, tetapi juga mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Sumber: BPP Kecamatan Guntur – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak
Recent Comments