ARTIKEL • BERITA • Dinpertan Pangan • Sayung
Monitoring Dam Parit Dalam Upaya Kesiapan MT I : Merupakan Investasi Awal Kelancaran Pasokan Air
September 30, 2025
Sayung – Jumat, 26 September 2025. Korluh Hari Mul bersama PPL Maryuti melaksanakan monitoring lapangan di Desa Bulusari dengan fokus pada dam parit (damparit) yang menjadi kunci dalam memastikan ketersediaan air di Musim Tanam I (MT-I).

Pentingnya Monitoring Damparit
Memasuki pergantian musim dari kemarau ke penghujan, para petani mulai bersiap menghadapi musim tanam. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan adalah ketersediaan dan distribusi air irigasi. Damparit atau saluran irigasi tersier berperan vital untuk kelancaran pasokan air.
Tanpa pemeliharaan yang baik, saluran yang dangkal, tersumbat, atau bocor dapat mengakibatkan distribusi air tidak merata, menimbulkan konflik antarpetani, dan menurunkan hasil panen.
Aspek-Aspek Monitoring
Dalam kegiatan monitoring damparit, ada beberapa hal utama yang diperiksa:
- Kebersihan saluran dari sedimentasi, gulma, sampah, maupun sumbatan.
- Pintu air berfungsi dengan baik dan dapat dibuka-tutup dengan mudah.
- Saluran pembagi air berjalan optimal.
- Gorong-gorong bebas dari penyumbatan.
Harapan ke Depan
Monitoring damparit secara rutin akan memastikan air dapat mengalir dari sumber hingga ke petak sawah paling ujung tanpa hambatan. Dengan saluran yang bersih dan dalam, distribusi air menjadi lebih cepat dan merata, sehingga sawah-sawah tidak terlambat mendapat pengairan.
Monitoring ini menjadi langkah penting bagi petani maupun kelompok tani dalam mendukung kelancaran budidaya serta mewujudkan swasembada pangan.
Sumber: BPP Kecamatan Sayung – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak
Recent Comments