Jl. Sultan Hadiwijaya No.08 Demak (0291)685013 dinpertanpangan@demakkab.go.id

BERITATanaman Pangan dan Hortikultura

MONITORING PADI BIOFORTIFIKASI

Pengembangan Produk Biofortifikasi Inpari IR Nutri Zinc di Kabupaten Demak Tahun 2021 dilaksanakan seluas 295 ha. Kelompok Tani pelaksana pengembangan padi biofortifikasi sebanyak 12 kelompok yang tersebar di 10 desa 7 Kecamatan. Luas masing-masing kelompok antara 20 – 25 ha.

Inpari IR Nutri Zinc mempunyai banyak kelebihan dibanding beberapa varietas lain dalam hal kandungan Zn. Berdasarkan data deskripsi yang dikeluarkan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian tahun 2019, bahwa kandungan Zn pada varietas tersebut sebesar 34,51 ppm sementara varietas lain seperti Ciherang memiliki kandungan 24.06 ppm. Keunggulan itulah diharapkan dapat turut mensukseskan program pemerintah dalam mengatasi kekurangan gizi  Zinc dan meminimalisir stunting di Indonesia.

Kekurangan Zn dalam tubuh selain berakibat menurunnya daya tahan tubuh, produktifitas, dan kualitas hidup manusia, kekurangan gizi Zn juga menjadi salah satu faktor kekerdilan atau stunting. Biofortifikasi pada Inpari IR Nutri Zinc diharapkan dapat membantu peningkatan nilai gizi sekaligus mengatasi kekurangan gizi besi pada masyarakat. Varietas ini memiliki kadar amilosa 16,6 persen dan potensi kandungan Zn 34,51 ppm. Selain kaya nutrisi, varietas ini juga memiliki produktivitas tinggi, tahan WBC, Blas, dan Tungro, serta rasa nasi enak. Gaya hidup sehat yang terus berkembang mendorong kian tingginya kebutuhan masyarakat akan pangan sehat. Berkembangnya ilmu dan teknologi, membuat fungsi nasi pun bergeser, bukan hanya sumber karbohidrat namun sekaligus fungsi kesehatan.

Deskripsi Inpari IR Nutri Zinc sebagai berikut :

Tahun dilepas                              :    2019

SK Menteri Pertanian                 :    168/HK.540/C/01/2019

Asal Persilangan                          :  IR91153-AC 82/ IR05F102// IR 68144-2B-2-2-3-166 /// IRRI145

Golongan                                    :    Cere

Umur Tanaman                           :    ± 115 hari

Bentuk Tanaman                         :    Tegak

Tinggi Tanaman                          :    ± 95 cm

Daun Bendera                             :    Tegak

Bentuk Gabah                             :    Ramping

Warna Gabah                              :    Kuning jerami

Kerontokan                                 :    Sedang

Kerebahan                                   :    Sedang

Tekstur Nasi                                :    Pulen

Kadar Amilosa                            :    16,60%

Berat 1000 Butir                         :    ± 24,60 gram

Rata Rata Hasil                           :    ± 6,21 ton/ha

Potensi Hasil                               :    ± 9,98 ton/ha

Hama :

  • Agak tahan WBC biotipe 1, 2
  • Agak rentan WBC biotipe 3

Penyakit :

  • Agak tahan HDB patotipe III, dan rentan HDB patotipe IV dan VIII pada stadia vegetatif
  • Agak tahan HDB patotipe III rentan patotipe IV dan VIII pada stadia generatif
  • Tahan blas ras 033, 073, 133
  • Rentan blas 173
  • Agak tahan tungro inakulum Garut dan Purwakarta

Sifat Khusus :

  • Potensi kandungan Zn 34,51 ppm
  • Rata-rata kandungan Zn 29,54 ppm

Anjuran Tanam : Baik ditanam untuk lahan sawah irigasi pada ketinggian 0-600 mdpl. (Heri Wuryanta, S.TP., MP)

Bagikan