Turunkan Kolesterol dan Darah Tinggi dengan Kunyit
November 1, 2021
Kunyit sejak lama banyak dimanfaatkan masyarakat untuk pengobatan sejak lama, bahkan sudah dimanfaatkan juga industri makanan, minuman, kosmetika tekstil dan obat-obatan.
Sebagai tanaman obat, kunyit banyak digunakan sebagai obat untuk demam, pilek, hidung tersumbat, diare, disentri, hiperkolesterol, asma, rematik, memar, haid tidak lancer, nyeri haid, peradangan, sakit kuning, hepatitis, batu empedu, diabetes dan tekanan darah tinggi.
Sementara hasil uji coba, efek farmakologis ekstrak etanol dari kunyit yang mengandung kurkumin diberikan pada tikus dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah juga dapat menurunkan kolesterol hati. Kurkumin dalam kunyit juga bekerja sebagai anti bakteri yang mematikan kuman dan menghilangkan rasa kembung.
Trietil kurkumin yang terdapat pada kunyit memiliki aktivitas anti inflamasi atau anti radang. Disarankan wanita hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi kunyit tanpa petunjuk medis.
Tidak diketahui toksisitas oral kunyit pada tikus, tetapi dapat menyebabkan perubahan pada hati, berat paru-paru, menurunkan jumlah sel darah merah. Namun kandungan kurkuminnya juga dapat menyebabkan luka perut.
Pernah dilaporkan terjadi alergi kulit. Efek samping yang mungkin timbul adalah sering buang air besar dan sedikit rasa tidak enak pada lambung, yang timbul pada beberapa orang yang minum ramuan kunyit.
Kunyit memiliki nama latin Curcuma dommestica Val dengan sinonim C. longasensu Val. Para ahli taksonomi menggolongkan tanaman ini kedalam famili Zingiberaceae. Ciri dari tanaman ini adalah semak dengan tinggi kira-kira 70 cm. Batang semu tegak, bulat, membentuk rimpang, dan berwarna hijau.
Daun tunggal, langset memanjang, helai daun 3-8, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang 20-40 cm, lebar 8-12,5 cm, pertulangan menyirip berwarna hijau pucat. Bunga majemuk, berambut, bersisik, tangkai panjang 16-40 cm, mahkota panjang 3 cm, lebar 1,5 cm, kuning, kelopak silindris dan berwarna ungu. Rimpang terdiri dari rimpang induk dan rimpang cabang dan berwarna kuning jingga sampai kemerahan atau kecoklatan.
Kandungan Kimia
Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat yang disebut kurkuminoid. Kandungan zat yakni, kurkumin, turmeron, tumeon, zingiberen 25 persen, felandren, sabinet, borneol dan sineil, lemak 1-3 persen, karbohidrat 3 persen, protein 30 persen, padi 8 persen, vitamin C 45-50 persen, garam-garam mineral (zat besi, fosfor dan kalsium).
Untuk mengobati kencing manis siapkan tiga rimpang kunyit, setengah sendok teh garam dan 1 liter air. Cuci bersih kunyit rebus dengan 1 liter air dan tambahkan garam, biarkan mendidih lalu saring, minum 2 kali sehari setengah gelas, lakukan 2 kali dalam seminggu.
Sedangkan untuk tekanan darah tinggi, siapkan setengah ruas jari kunyit yang sudah tua atau empunya, 1 sendok madu. Cara membuatnya, cuci kunyit dan parut, kemudian peras, tambahkan madu, minum 2-3 kali sehari.
Sementara bagi penderita kolesterol, untuk menurunkan penyakit tersebut siapkan 10 gram kunyit dan 2 gelas air. Kunyit dicuci bersih kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya diminum sekaligus, lakukan 3 kali sehari selama 12 minggu.
Recent Comments