TRADISI “ WIWIT “DESA BONANGREJO KECAMATAN BONANG ME”WIWITI” MT I 2021/2022
November 4, 2021
Musim Kemarau yang berkepanjangan sempat membuat galau Kelompok Tani “Setyo Budi” Desa Bonangrejo Kecamatan Bonang. Biasanya musim hujan diprakirakan bakal datang pada bulan Oktober, namun adanya anomali cuaca menyebabkan kemarau diperpanjang. Awal November hujan dengan intensitas rendah sudah mulai turun di beberapa wilayah, begitupun untuk wilayah desa Bonangrejo Kecamatan Bonang, perlahan tapi semoga pasti dan berlanjut.
Kekeringan memberikan dampak yang luar biasa terhadap sektor pertanian, petani mengeluhkan berkurangnya pendapatan, seperti yang diutarakan Ahmadi ketua Poktan Setyo Budi, lahan pertanian yang paling terdampak kekeringan adalah sawah tadah hujan dan sebagian irigasi yang sumber airnya dari bendung sehingga masih tergantung pada aliran air sungai. Namun Alhamdulillah, di awal bulan Nopember 2021 Desa Bonangrejo sudah memulai tradisi wiwit dimana sebagai tanda awal di mulainya musim tanam. Beberapa petani desa Bonangrejo mulai menanam padi MT I, Ahmadi sendiri sudah memulai tanam di lahan sawahnya sekitar awal bulan September 2021, sehingga saat ini umur tanamannya sudah hampir 60 hari dengan luasan tanam 61 bau.
MT I varietas yang biasa digunakan yaitu varietas Ciherang, untuk MT II nanti akan diusahan untuk menerapkan gilir varietas mengantisipasi serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) sebagaimana yang dianjurkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pengamat Hama Penyakit (PHP). Semoga dengan pengolahan tanah yang baik, pemilihan bibit unggul, pengairan yang baik, pemupukan yang tepat dapat menghasilkan produksi yang melimpah, tidak ketinggalan pula pengamatan OPT nya perlu dikawal untuk antisipasi penanganan serangannya sedini mungkin.
Tetap Semangat Pejuang Pangan!!
(Rin Chaizatur Rozanah, AMd./PPL Bonang)


Recent Comments