BETERNAK SAPI POTONG AGAR MENGHASILKAN
March 4, 2022
Program yang dilakukan untuk meningkatkan produksi ternak antara lain dengan penambahan indukan impor, pengembangan Hijauan Pakan Ternak (HPT), penanganan gangguan reproduksi, penyelamatan sapi betina produktif dan penanggulangan dan pemberantasan penyakit hewan. Selain itu Kementan telah menyusun program strategis untuk meningkatkan produksi ternak melalui aspek perbenihan dan perbibitan agar menghasilkan benih dan bibit unggul berkualitas. Upaya peningkatan produksi difokuskan pada penguatan skala ekonomi dan kelembagaan peternak. Upaya ini sangat penting agar usaha peternakan rakyat berkelanjutan dan benar-benar menjadi sumber pendapatan utama untuk peningkatan sumberdaya peternak. Program penguatan skala ekonomi dan kelembagaan peternak ini, diwujudkan melalui langkah kongkret yaitu :
- Mendorong pola pemeliharaan sapi dari perorangan ke arah kelompok dengan pola perkandangan koloni sehingga memenuhi skala ekonomi.
- Pengembangan pola integrasi ternak tanaman, misalnya integrasi sapi-sawit.
- Pengembangan padang penggembalaan melalui optimalisasi lahan ex-tambang dan kawasan padang penggembalaan di Indonesia Timur.
- Mengeluarkan kebijakan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) oleh pemerintah.
Adapun, upaya untuk menjamin harga daging sapi yang menguntungkan peternak rakyat, pemerintah memperbaiki sistem distribusi dan tata niaga yang belum efisien. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan potensi usaha peternakan dalam negeri sehingga pemenuhan daging di dalam negeri tidak lagi tergantung dari impor, tetapi dipenuhi sendiri dari dalam negeri yaitu peternak lokal. Produksi yang baik dan optimal akan tercapai apabila sapi tersebut memiliki kondisi tubuh yang sehat, kaki yang kuat, perkembangan ambing yang baik dan kemampuan makan sapi yang baik pula. Kondisi prima yang diharapkan tersebut akan tercapai bilamana sapi mempunyai alat pencernaan yang besar dan kuat. Strategi dan perencanaan yang harus menjadi perhatian agar menghasilkan banyak keuntungan dengan beternak sapi potong dengan cara berikut :
1. Memilih jenis sapi yang akan diternak Beberapa jenis sapi yang sangat familiar untuk orang Indonesia, yaitu :
- Sapi Limosin, jenis sapi yang mampu hidup di iklim tropis sekalipun dengan cuaca ekstrim, memiliki ciri khas tubuh memanjang dan daging yang sangat padat..
- Sapi Brahman,sapi peranakan India ini memiliki ciri tubuh besar, gemuk, bongsor, bertekstur coklat yang tumbuh dengan cepat.
- Sapi Madura, bukan sekadar diternak untuk karapan sapi, umumnya memiliki pertumbuhan yang sedikit melambat, sangat diandalkan untuk peternakan sapi jangka panjang namun populasinya sedikit.
- Sapi Bali, kualitas daging lembut dan tidak banyak lemak, menjadi ciri khas dari jenis sapi ini yang mudah beradaptasi dengan iklim Indonesia.dan sebarannya ditemukan di wilayah Indonesia Timur.
2. Mempersiapkan lahan dan kandang peternakan sapi harus dengan matang, Menyiapkan lahan ternak dengan mempertimbangkan luas lahan, kebersihan tempat pakan, maupun sanitasi untuk sapi yang diternak. Ada baiknya jika peternakan sapi diberi jarak yang sedikit jauh, supaya tidak mengganggu lingkungan maupun faktor psikologis seekor sapi.
3. Pembiuatan Kandang, Untuk memaksimalkan ruang pastikan proses pembuatan kandang harus disesuaikan dengan baik. Pembuatan kandang peternakan sapi merujuk pada posisi yang sejajar maupun saling berhadapan. Sekain posisi pastikan kandang peternakan dengan sirkulasi udara yang baik, tidak lembab sekalipun pencahayaan baik agar sapi dapat tumbuh dengan sehat.
4. Memilih bibit sapi berkualitas unggul, Untuk menghasilkan generasi yang baik, ada beberapa ciri khas sapi berkualitas dengan karakteristik sebagai berikut : Memiliki mata yang cerah dan jernih, Tidak ada lendir di sekitar hidung yang menandakan tak ada gangguan pernafasan, Kulit atau bulunya tidak rontok, Kuku sapi tidak panas apabila disentuh, Periksa bagian dubur dan pastikan ia tidak sakit, sekalipun menunjukkan gejala diare
5. Pemberian pangan, Makanan seperti rumput memang sudah sangat cukup untuk menggemukkan usaha peternakan sapi. Namun, apabila tujuannya untuk mendapatkan daging dengan kualitas terbaik, kamu pun harus memberikan pangan berkualitas lainnya seperti tahu, kacang kedelai, kulit nanas maupun lain-lain. Makanan dengan kandungan konsentrat yang tinggi mampu membuat daging tumbuh cepat dan gemuk dalam waktu singkat.
6. Perawatan dan pemeliharaan, Dalam proses peternakan sapi, maupun hewan-hewan ternak pada umumnya, perawatan dan pemeliharaan merupakan prioritas yang sangat penting. Tak hanya sekadar makanan bergizi, vaksinasi maupun vitamin juga menjadi prioritas penting supaya tumbuh sehat. Selain vaksinasi dan vitamin, tak ada salahnya jika kamu mengumpulkan berbagai kotoran sapi untuk dijadikan pupuk kompos. Pupuk kompos tersebut tak hanya sekadar dikumpul saja, melainkan bisa menghasilkan pundi-pundi keuntungan yang dapat menutupi beban operasional.
Sumber: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/100506/beternak-sapi-potong-agar-menghasilkan/
Recent Comments