BERITA • Dinpertan Pangan • Perkebunan
Bimtek Manajemen Agribisnis Usaha Tani Tembakau Angkatan IX dan X
February 27, 2024
Demak – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan (Dinpertan Pangan) Kabupaten Demak menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Agribisnis Usaha Tani Tembakau Angkatan IX dan X (26/02/2024).

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, Senin dan Selasa, 26 dan 27 Februari 2024 di Reinz Cafe, diikuti oleh 40 orang petani per angkatan, yang berasal dari kelompok tani penanam tembakau di Kecamatan Karangawen, Guntur, dan Mranggen.
Pada hari pertama pelaksanaan bimtek, Ir. Kuscahyo Budi Prayogo selaku praktisi mengajarkan supaya peserta dapat memahami makna Dinamika Kelompok, bagaimana menentukan tujuan kelompok tani, apa yang dijadikan target dalam mengusahakan budidaya tembakau, serta bagaimana mengembangkan usaha agribisnis di tingkat kelompok tani.



Sementara itu, Kepala Dinpertan Pangan Kabupaten Demak dalam paparan GAP Budidaya Tembakau dan Analisa Usaha Taninya mengharapkan supaya petani dapat secara rutin berkoordinasi dengan penyuluh pertanian dan pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT) dalam upaya menghasilkan produk tembakau yang unggul.
Pemateri ketiga, Eny Purwati Nurlaili selaku akademisi mengajak para peserta untuk mengoptimalkan limbah tembakau yang kurang berdaya guna supaya dapat lebih berdaya guna melalui penerapan teknologi hasil pertanian, salah satunya melalui cara diversifikasi. Diversifikasi produk limbah tembakau dapat berupa minyak atsiri, bio oil, dan parfum.
Bimtek Manajemen Agribisnis Usaha Tani Tembakau ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Provinsi Jawa Tengah TA. 2024. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendukung Program Peningkatan Kualitas Bahan Baku kepada petani tembakau di wilayah Provinsi Jawa Tengah, salah satunya Kabupaten Demak, yang meliputi petani di Kecamatan Karangawen, Guntur, dan Mranggen.
Sumber: Bidang Perkebunan
Recent Comments