BIMTEK PELAKSANAAN KEGIATAN KEMITRAAN CHAMPION BAWANG MERAH
February 28, 2024
Demak – Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Agus Herawan, S.IP, MM., Kabid TPH Heri Wuryanta, STP, MP. beserta rombongannya, Suharni, STP, M.Sc selaku pelaksana kelompok bawang merah perwakilan Direktorat STO Ditjen Hortikultura beserta jajarannya, Champion Bawang Merah Demak Cipto Utomo, Korluh Kec. Wedung, Korluh Kec. Kebonagung, Korluh Kec. Demak, Korluh Kec. Dempet serta Korluh Kec. Mijen dan 19 Kelompok Tani yang ada di 5 Kecamatan (Wedung, Kebonagung, Demak, Dempet dan Mijen) serta POPT Kab. Demak melaksanakan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Kegiatan Kemitraan Champion Bawang Merah bertempat di Reinz Cafe Resto Kec. Demak Kab. Demak Prov. Jawa Tengah, Rabu (28/02/2024).



Bimtek (Bimbingan Teknis) Kegiatan Kemitraan Champion Bawang Merah dilaksanakan dimana para petani Mitra diberi pelatihan – pelatihan yang bermanfaat, meningkatkan pengetahuan petani tentang budidaya bawang merah sesuai SOP, mempererat ikatan dan komitmen Kemitraan antara petani dengan Champion bawang merah sehingga kerjasama berjalan sukses serta meningkatkan kompetensi dalam budidaya bawang merah maupun kemitraan dengan Champion bawang merah Demak.
19 Kelompok Tani dalam bermitra dengan Champion bawang merah yaitu :
- Poktan Sabar desa Tempel Kec. Wedung
- Poktan Tunggal desa Tempel Kec. Wedung
- Poktan Mangun Upobogo desa Mangunrejo Kec. Kebonagung
- Poktan Margo Utomo desa Babad Kec. Kebonagung
- Poktan Doyo Upoyo desa Werdoyo Kec. Kebonagung
- Poktan Margo Raharjo desa Raji Kec. Demak
- Poktan Sido Trisno desa Mulyorejo Kec. Demak
- Poktan Dadi Mulyo desa Dempet Kec. Dempet
- Poktan Mbangun Karyo desa Kedungori Kec. Dempet
- Poktan Mayang Sari desa Karangrejo Kec. Dempet
- Poktan Abdi Tani desa Jerukgulung Kec. Dempet
- Poktan Agung Tulodo desa Bakung Kec. Mijen
- Poktan Margo Mulyo desa Gempolsongo Kec. Mijen
- Poktan Krido Mudo Rejo Mulyo desa Gempolsongo Kec. Mijen
- Poktan Madukisma desa Pasir Kec. Mijen
- Poktan Mawar Melati desa Ngegot Kec. Mijen
- Poktan Sido Makmur desa Ngegot Kec. Mijen
- Poktan Sido Makmur desa Bermi Kec. Mijen
- Poktan Tani Makmur desa Ngelokulon Kec. Mijen
Para Kelompok Tani tersebut bekerjasama dengan Kemitraan Champion Bawang Merah dan mendapat Fasilitasi berupa Sarana Produksi tanpa benih bawang merah.
Agus Herawan, S.IP, MM. menjelaskan “Kabupaten Demak sendiri menempati peringkat 2 seJawa Tengah sebagai daerah penghasil bawang merah terbesar setelah Kab. Brebes. Salah satu upaya untuk Stabilisasi Pasokan bawang merah yaitu dengan para petani Mitra untuk segera percepatan pelaksanaan pengembangan kawasan bawang merah yang bekerjasama dengan Champion bawang merah. Apalagi ini mendekati bulan puasa dan lebaran, biasanya kebutuhan Pasok pasar akan melonjak naik”.



“Komitmen para petani Mitra dengan Stok 350 Ton dalam setahun dan diberikan secara bertahap perbulan untuk memasok ke pasar induk kramat jati Jakarta (PIKJ) melalui Champion. Hasil panen dikumpulkan ke Champion pak Cipto. Saya berharap Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Demak, Champion Demak dan para petani Mitra agar bersama – sama menjaga komitmen” terang Suharni, STP, M.Sc.
Heri Wuryanta, STP, MP menambahkan “Tahun 2023 di Kabupaten Demak mampu menghasilkan 403.357 Kuintal bawang merah dengan luas kurang lebih 9.000 Ha. Itupun produksi bawang merah masih bisa bertambah lagi. Kecamatan penghasil bawang merah terbesar ada di 4 Kecamatan yaitu Mijen, Karanganyar, Wedung dan Dempet. Harapan saya, dengan adanya Kemitraan Champion bawang merah ini bisa menstabilkan pasokan yang ada di PIKJ dan menjaga kestabilan harga di tingkat petani terutama petani yang bermitra dengan Champion bawang merah di Kab. Demak”.
“Kemitraan Champion agar mendapatkan stok bawang merah secara kontinyu. Apabila pasokan di PIKJ kurang, maka kita yang akan mengcover. Komitmen yang sudah saya sepakati sebesar 350 Ton. Nantinya ada Fasilitas yang akan dibagikan ke semua mitra saya, tapi tidak dalam bentuk uang tunai melainkan dalam bentuk Saprodi yang merupakan dalam program Kemitraan. Dalam satu hektar alokasi dana sekitar 6 juta dalam bentuk Saprodi. Saya menegaskan lagi, para petani Mitra harus siap apapun itu dalam menyiapkan stok nanti yang sudah bekerjasama dengan kami. Nantinya stok bawang merah ini kita bawa dan laporkan ke pusat serta PIKJ” jelas Cipto Utomo.
Sumber: Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura
Recent Comments