SOSIALISASI PENGEMBANGAN BAWANG MERAH TSS (TRUE SHALLOT SEED)
March 7, 2024
Mijen – Kabid TPH Heri Wuryanta, STP, MP. beserta rombongannya, Ani Mulyani selaku Kabid Hortik Distanbun Jateng beserta jajarannya, Aryana Citra Kusumasari perwakilan BPPSIP Jateng beserta jajarannya, Korluh BPP Kec. Mijen Aji Riyanto, S.Pt. beserta PPL Kec. Mijen dan Poktan Tani Jaya desa Pasir Kec. Mijen melaksanakan Sosialisasi Pengembangan Bawang Merah TSS bertempat di BPP Kec. Mijen Kab. Demak Prov. Jawa Tengah, Kamis (07/03/2024).
Sejak tahun 1970-an, Kabupaten Demak menempati peringkat ke-2 seJawa Tengah sebagai daerah penghasil bawang merah terbesar setelah Kabupaten Brebes. Pada Tahun 2023, Kabupaten Demak mampu menghasilkan 403.357 Kuintal bawang merah dengan luas area kurang lebih 9.000 Ha.





Salah satu alternatif teknologi yang potensial untuk dikembangkan dalam upaya mengatasi perbenihan bawang merah di Indonesia adalah dengan penggunaan biji botani (TSS = True Shallot Seed).
Heri Wuryanta, STP, MP. menjelaskan “Kelebihan TSS meningkatkan hasil umbi bawang merah sampai dua kali lipat bisa produksi 26 Ton/Ha dibanding dengan penggunaan benih umbi. Tidak hanya itu, Kelebihan TSS juga bebas dari penyakit dan virus, kebutuhan benih TSS bawang merah lebih sedikit 2-3 Kg/Ha, pengangkutan yang lebih mudah dan daya simpan lebih lama dibanding umbi”.
“Benih bawang asal biji sekitar 50% juga masih dapat berkecambah setelah disimpan selama 1-2 tahun sedangkan benih bawang asal umbi bibit hanya dapat disimpan sekitar 4 bulan dalam gudang. Maka penggunaan TSS sebagai benih sumber bawang merah sangat prospektif untuk meningkatkan produksi dan kualitas umbi bawang merah” Jelas Ani Mulyani.
Aryana Citra Kusumasari menambahkan “Keunggulan Benih bawang merah dari biji TSS sendiri memang banyak manfaatnya, seperti ukuran umbi lebih besar maka secara otomatis produksi umbi lebih berat, harga benih dan distribusi lebih murah, kesehatan benih dan kebutuhan benih lebih sedikit dibanding umbi”.
“Kami berharap, dengan adanya sosialisasi bawang merah TSS ini para petani bawang merah bisa menerapkan dan memulai dengan teknik budidaya bawang merah TSS. Karena begitu banyak manfaat yang ada di TSS” terang Aji Riyanto, S.Pt.
Tahun 2023 Daerah penghasil bawang merah berada di 4 Kecamatan utama yaitu Kecamatan Mijen dengan luas 4.667 Ha, Kecamatan Karanganyar seluas 1.666 Ha, Kecamatan Wedung 727 Ha dan Kecamatan Dempet 601 Ha.
Sumber: Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura
Recent Comments