PENGEMBANGAN JAGUNG DI KABUPATEN DEMAK
January 31, 2022
Jawa Tengah merupakan provinsi dengan produksi jagung terbesar kedua di Indonesia (setelah Jawa Timur), dengan total produksi tahunan mencapai 3,4 juta ton. Hal ini dipicu dengan penggunaan benih jagung hibrida oleh petani di Jawa Tengah. Berdasarkan data BPS, tingkat adopsi penggunaan benih jagung hibrida di Jawa Tengah mencapai 79% dari total petani jagung.
Tingkat produktivitas jagung di Jawa Tengah mencapai 6,1 ton/ha. Masih rendahnya produktivitas jagung ini berdampak pada rendahnya pendapatan petani. Hal ini disebabkan penggunaan benih yang kurang berkualitas dan rendahnya penerapan cara budidaya yang baik (Good Agriculture Practices).
Guna meningkatkan produktivitas dan produksi jagung di Jawa Tengah telah dilakukan penandatanganan kerjasama antara Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak dan Australia-Indonesia Partnership for Promoting Rural Incomes through Support for Market in Agriculture (PRISMA). Penyerahan Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) telah dilaksanakan tanggal 27 Januari 2022 di Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Jangka waktu pelaksanaan RKT mulai Januari 2022 sampai dengan 30 September 2023.

Penyerahan RKT dimaksud dihadiri langsung oleh CEO PRISMA (Nina FitzSimons), Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak, Banjarnegara, Rembang dan Temanggung. CEO PRISMA menyampaikan bahwa PRISMA sejak tahun 2019 telah operasi di Jawa Tengah dan menjadikan provinsi keenam setelah melihat adanya antusiasme yang tinggi dari mitra sektor swasta, yang memiliki potensi besar untuk bekerja sekaligus memperluas pasar di Jawa Tengah.
Program pengembangan pasar pertanian PRISMA bekerja dengan mengubah cara sektor swasta menjalankan bisnis secara permanen. Kerja sama dengan sektor publik untuk membentuk lingkungan bisnis yang kondusif di pasar pertanian, serta memudahkan petani miskin dalam mengakses input dan layanan berkualitas yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas, daya saing dan pendapatan menjadi strategi dan target utama PRISMA. (Heri Wuryanta, S.TP, MP)
Recent Comments